MISKIN TAPI KAYA ATAU KAYA TAPI MISKIN
Kalimat ini diucapkan oleh Ibu saya dan saya lalu tertegun mendengar maksudnya.
MISKIN TAPI KAYA
Dalam hidup, kita diberkahi segala kekurangan dan tentu juga ada kelebihan. Selalu dalam diri kita berusaha untuk mensyukuri nikamt yang diberikan dari Tuhan. Orang yang dapat bersyukur atas karuniaNYA dan merasa apa yang telah diberikanNYA telah mencukupi kebutuhannya, maka mereka tersebut dimaksudkan dalam golongan MISKIN TAPI KAYA. Miskin bukan dalam artian tinggal di bawah jembatan, makan susah dll paham kesulitan yang pernah di dengar. Namun cuma hal itu saja. Ada beberapa orang yang selalu bersyukur dan terus berusaha dengan benar, lalu mencapai hasil yang cukup tinggi dan selalu merendah, inilah yang termasuk dalam golongan MISKIN TAPI KAYA.
KAYA TAPI MISKIN
Hal ini adalah hal dari setiap ego manusia, maaf kata, greedy. Saya greedy, rekan saya greedy dan mungkin tiap orang ingin selalu memiliki apapun di dunia ini, hanya tingkatannya saja yang membedakan level ke "greedy" an seseorang. Gayus tambunan, Malinda Dee, beberapa oknum anggota DPR, oknum polisi, dll, pastilah selalu merasa kekurangan. Uang 32M atau lebih, tapi masih merasa hidup kekurangan. Ini golongan yang mengatakan "there's no limit". Gak ada yang salah dari golongan ini, tapi hidup selalu merasa kekurangan. Tidak pernah merasa cukup.
Lalu orang lain pasti bertanya kepada saya " trus kamu masuk golongan mana?"
Jujur saja saya bilang, saya kaya tapi miskin, saya selalu merasa kurang. Buat saya jadi juara itu, ya jadi juara 1. Juara ke 2 atau ke 3 dan seteusnya ya bukan juara. Hanya kadar greedy saya, saat ini saya katakn tidak tinggi. Sudah cukup semua pemuasan kebutuhan dan mensyukuri nikmatNYA, berarti sudah selesai menjadi miskin. Pemuasan kebutuhan bukan berarti punya 2 ferarri, 2 jeep rubicon, 2 rumah besar dan apapun selalu 2, seperti client saya dari salah satu partai besar di Indonesia yang membeli sesuatu harus 2 unit.
Jadi daripada bertanya kepada orang lain, " eh kamu golongan mana: kaya tapi miskin atau miskin tapi kaya?". Lebih baik kamu tanyakan pada diri kamu sendiri, " aku masuk golongan mana ya?"
Setidaknya menjadi jujur bukanlah suatu kejahatan.